Friday, April 21, 2017

BAHAYA PADA JAJANAN DI SEKITAR KITA

Gambar jajanan produksi pabrik
Jajanan. Kata yang sering kita dengar atau bahkan kita ucapkan setiap hari. Jajanan, berasal dari kata dasar jajan, yang berarti makanan yang dijajakan. Jajanan biasanya berupa makanan dengan porsi kecil dan tidak mengenyangkan tentunya.
Jajanan sangat mudah kita temui di sekitar kita. Di sekolah, mall, rumah sakit, bandara, pasar, tempat wisata, bahkan ada yang menjajakannya dengan berkeliling perumahan. Siapa konsumennya? Tentu saja siapa saja yang ingin mengisi perutnya, namun tidak ingin kenyang. Anak-anak, remaja, sampai orang tua merupakan konsumennya. Tidak heran jika ada banyak sekali, ratusan bahkan mungkin ribuan jenis jajanan di sekitar kita. Dari yang diproduksi oleh pabrik, industri kecil, maupun perorangan. Ada yang dikemas dengan cara profesional (kemasan plastik atau packing bermerek), dikemas dengan sederhana (plastik bening dengan label nama produsen), ataupun dibungkus seketika ketika kita beli (pedagang kakilima).

Pentingkah kita jajan?


Jawabannya antara penting dan tidak penting. Tergantung siapa Anda. Jika anda anak-anak, maka jajanan itu perlu. Kenapa? Anak-anak masih masa pertumbuhan lho...Perlu banyak asupan makanan, yang bergizi tentunya. Jika Anda remaja, maka Anda juga perlu karena masih bertumbuh juga. Kebutuhan makanan paling besar adalah di masa remaja. Jika Anda orang dewasa, sebaiknya jajanan Anda diganti dengan buah atau makanan berserat lainnya. Orang dewasa tidak bertumbuh lagi. Jika makan makanan kecil, yang terjadi malah berisiko obesitas, diabetes, dan lain-lainnya.

Potensi bahaya


Meski tampaknya sepele, tetapi justru jajanan juga bisa menjadi sumber penyakit bagi kita.

  1. Kemasan pabrik; bahaya pada makanan jenis ini adalah bahan tambahan pengawet, gula, dan penyedap rasa. Memang efeknya tidak langsung terasa setelah mengkonsumsinya. Tapi efek akan terasa setelah beberapa tahun ke depan, di mana terjadi akumulasi dan kondisi kesehatan tubuh kita sudah menurun.
  2. Kemasan sederhana; makanan jenis ini biasanya diproduksi oleh industri rumah tangga. Biasanya kemasannya berupa plastik yang diberi label. Potensi bahayanya adalah adanya berbagai bahan tambahan makanan yang tidak terkontrol, adanya kontaminasi bakteri patogen karena penanganan yang tidak sesuai standar, kontaminasi oleh serangga karena pengemasan yang kurang sempurna, dan kurang terkontrolnya tanggal kadaluarsa. 
  3. Kemasan plastik; makanan jenis ini biasanya merupakan jajanan kakilima. Plastik yang digunakan juga merupakan kantong plastik biasa. Makanan yang dijual biasanya gorengan, snack basah, dan mie. Bahaya yang berpotensi muncul adalah kontaminasi dari penjual, kontaminasi dari lingkungan berjualan, proses pengolahan bahan yang seadanya, kontaminasi makanan oleh bahan kimia yang ada pada plastik.


Bahaya mikrobiologis


Bahaya yang dimaksud di sini adalah bahaya yang muncul akibat adanya mikroorganisme pada bahan makanan. Bagaimana mereka bisa ada pada bahan makanan?
  • Bahan mentah; bahan mentah yang digunakan kurang bersih, baik dari asalnya maupun dalam proses pengolahannya. Misalnya sayuran dan buah-buahan yang dari asalnya bersentuhan dengan tanah.
  • Orang yang mengolah; di kulit kita ada Staphylococcus aureus. Nah jika tidak mencuci tangan sebelum mengolah makanan, maka bakteri ini akan berpindah ke makanan yang diolah. Selain itu, perpindahan bakteri bisa terjadi jika si penjual memegang makanan dan uang ketika transaksi.
  • Air; air di sekitar kita mengandung banyak bakteri, diantaranya Escherichia coli, Salmonella, Bacillus dan Shigella. Jika air digunakan untuk mencuci bahan mentah, sedangkan makanan disajikan mentah, misalnya rujak buah-buahan, maka bakteri-bakteri tersebut akan terkonsumsi. 
  • Wadah yang digunakan; wadah ini merupakan wadah yang digunakan untuk menyajikan makanan. Wadah yang tidak bersih atau yang dicuci dengan air yang tercemar merupakan sumber keberadaan bakteri. Wadah makanan lebih aman jika dikeringkan secara alami, bukan dengan dilap menggunakan lap. Karena lap sendiri bisa memindahkan bakteri.
  • Lingkungan; lingkungan tempat berjualan juga sangat penting untuk diperhatikan. Lingkungan yang berada di daerah lalu lalang kendaraan, tentu saja tidak aman. Ada banyak debu yang kemungkinan juga menjadi pembawa bakteri.
  • Binatang; binatang merupakan carier berbagai mikroorganisme, terutama kotorannya. Tempat proses pengolahan makanan sebaiknya jauh dari binatang.


Bahaya kimia


Potensi bahaya ini berasal dari herbisida, fungisida, insektisida, pupuk, bahkan obat-obatan yang pernah diberikan kepada hewan ternak. Selain itu juga bahan tambahan makanan dan kemasan yang digunakan. Perpindahan bahan kimia bisa terjadi dari kemasan plastik atau tinta dari kemasan kertas yang digunakan. Maka jika kita berencana membeli makanan dari luar, sebaiknya kita membawa wadah sendiri, atau meminta wadah yang plastiknya aman atau dari kertas yang tidak mengandung tinta. Gorengan yang dibungkus plastik hitam ataupun koran bekas sebaiknya dihindari. Bakso dibungkus dengan plastik.


Bahaya fisik


Potongan kertas, plastik, kerikil, benang, maupun isi hekter bisa menjadi bahaya fisik yang ada pada makanan. Berbahaya kalau tertelan, kita akan memerlukan bantuan medis.

Gangguan kesehatan yang timbul


Berbagai bahaya di atas tentu saja bisa menimbulkan gangguan kesehatan. Diantaranya:
  • Keracunan makanan; sebagai akibat adanya mikroorganise pembawa toksin/racun maupun mikroorganisme penyebab infeksi. Lebih jelas tentang keracunan makanan, silahkan klik PENYEBAB KERACUNAN MAKANAN DAN PENCEGAHANNYA
  • Kanker; sebagai akibat dari akumulasi berbagai bahan kimia yang juga ada di dalam makanan. Efeknya jangka panjang.


Makanan homemade


Mengingat resiko bahaya dan gangguan kesehatan yang muncul,  homemade food atau makanan buatan rumah rasanya lebih aman. Mengapa?
Homemade food lebih terjamin kebersihannya, lebih fresh, tanpa bahan pengawet, dan tanpa bahan tambahan makanan (penyedap rasa misalnya). Lingkungan pun lebih terjaga. Memang diperlukan perjuangan untuk memasak sendiri. Belanja bahan mentah, mengolah makanan, membersihkan, menyajikan, dan menyimpannya. Perlu waktu dan tenaga.
Pilihan ada di tangan Anda sendiri. Mau praktis atau repot? Mau sehat atau sakit? Setiap pilihan mengandung konsekuensi. 

Gambar makanan homemade
Gambar tahu isi homemade


EmoticonEmoticon