Friday, May 26, 2017

Kandungan Gizi dan Manfaat Yoghurt Bagi Kesehatan

Jika di artikel BERBAGAI MANFAAT PROBIOTIK BAGI KESEHATAN TUBUH KITA saya membahas probiotik secara umum, maka kali ini saya akan membahas salah satu produk probiotik yang sudah banyak dikenal di masyarakat, yaitu yoghurt.
Yoghurt merupakan susu yang sengaja difermentasi dengan menggunakan beberapa bakteri asam laktat, biasanya berasal dari genus Lactobacillus, Bifidobacterium, dan  Streptococcus. Produk ini memiliki konsistensi yang hampir seperti pasta dengan rasa yang asam. Banyak varian, ukuran dan merknya yang dengan mudah kita jumpai di swalayan. Selain plain atau tanpa rasa, yoghurt kini disajikan dengan berbagai macam rasa buah-buahan. Adanya varian rasa ini untuk menutupi rasa aslinya yang sebagian besar kurang disukai orang.

Yoghurt di pasaran
Yoghurt di pasaran

Pembuatan Yoghurt


Meskipun mudah bagi kita untuk mendapatkan yoghurt, namun kita juga bisa membuatnya sendiri. Susu yang digunakan untuk membuatnya bisa berasal dari sapi, kambing, maupun kedelai. Namun yang akan saya bahas di sini adalah yoghurt yang merupakan hasil fermentasi susu sapi.
Secara garis besar berikut caranya. Susu sapi dipanaskan sambil diaduk-aduk, dan ketika terlihat mulai mendidih, segera matikan kompor. Pindahkan ke dalam wadah yang steril. Dinginkan hingga suam-suam kuku, kemudian tambahkan starter atau biang yoghurt sebanyak 5 - 10% dari volume susu yang dipanaskan tadi. Tutup rapat dan diamkan selama 24  jam. Jika ada alat yang bisa diatur suhunya menjadi 40℃, biasanya inkubator, maka inkubasi bisa menjadi lebih cepat yaitu sekitar 8 jam. Hal ini karena suhu tersebut merupakan suhu optimum bagi pertumbuhan bakteri asam laktat. Susu sapi yang digunakan bisa menggunakan yang segar maupun yang dalam bentuk UHT (Ultra High Temperature). Yang dibuat dengan susu UHT memiliki konsistensi yang lebih merata. Selain itu untuk mendapatkan konsistensi yang lebih padat (bagi yang menyukainya), penambahan susu bubuk bisa dilakukan.  Yang terpenting dalam proses ini adalah kebersihan, karena jika terjadi kontaminasi, maka akan terjadi kegagalan. Bentuk kegagalannya bisa berupa konsistensi yang tidak merata, atau munculnya gumpalan, berair, maupun rasa yang berbeda.

Pada proses pembuatan yoghurt dengan menggunakan Lactobacillus dan Streptococcus terjadi simbiosis antara kedua mikrobia tersebut. Streptococcus akan menghidrolisa protein susu menggunakan enzim proteinasenya dan menghasilkan asam-asam amino, yang penting bagi pertumbuhan Lactobacillus. Selama proses pertumbuhannya, mikrobia kedua ini menghasilkan beberapa asam, diantaranya asam laktat dan asam format. Asam format penting bagi pertumbuhan mikrobia pertama. Salah satu contoh simbiosis mutualisme yah ☺☺ 

Kandungan Gizi


Secara garis besar, kandungan gizi susu dan yoghurt adalah sama. Karena itulah orang yang menderita intoleransi terhadap laktosa namun perlu mengkonsumsi susu, makanan ini bisa menjadi alternatif. Berikut adalah kandungan gizi yoghurt menurut USDA (United State Departement of Agriculture), per 100 gram:

  • Protein = 9 g
  • Lemak = 5 g
  • Gula = 4 g
  • Kalsium = 100 mg
  • Magnesium = 11 mg
  • Fosfor = 135 mg
  • Potasium = 141 mg
  • Sodium = 35 mg
  • Tiamin = 0.023 mg
  • Riboflavin = 0.278 mg
  • Niasin = 0.208 mg
  • Asam pantotenat = 0.331 mg
  • Vitamin B6 = 0.063 mg
  • Folat = 5 µg
  • Kolin = 15.1 mg
  • Vitamin B12 = 0.75 µg
  • Vitamin A = 2 µg


Manfaat bagi kesehatan


Yoghurt telah banyak diteliti manfaatnya, yang selain baik bagi kesehatan pencernaan, makanan ini juga telah dicampurkan pada berbagai produk kecantikan. Di sini saya akan menyajikan manfaatnya bagi kesehatan secara umum. 
  • menyeimbangkan jumlah mikrobia yang ada di dalam usus
  • menurunkan intoleransi terhadap laktosa
  • menekan terjadinya kanker kolon
  • mencegah jantung koroner dengan menurunkan kolesterol darah
  • membantu pencernaan makanan
  • meningkatkan ketersediaan protein
  • menstimulasi sistem imun
  • meningkatkan motilitas usus sehingga mencegah terjadinya konstipasi
  • mengurangi terjadinya infeksi oleh patogen
  • mencegah diare
Konsumsi yoghurt sebaiknya dilakukan secara kontinyu untuk menjaga jumlah probiotik yang ada di dalam usus tetap dalam jumlah yang tinggi. Hal ini diperlukan terutama untuk mencegah terjadinya infeksi oleh bakteri patogen di dalam saluran pencernaan. Jika digambarkan, usus kita adalah medan perang dan bakteri probiotik ini adalah pasukan kita, sedangkan bakteri patogen adalah musuh kita. Maka kita perlu jumlah pasukan yang banyak dan bahkan jauh lebih banyak daripada jumlah musuh kita untuk memperbesar kemungkinan kita menang melawan mereka. Selain itu pasukan yang sudah lelah, dalam hal ini bakteri yang sudah tua, tidak akan mampu melawan musuh. Kemungkinan besar mereka ini akan keluar dari medan peperangan, yaitu usus kita. Hasil metabolisme dari probiotik yang berupa asam juga berperan dalam kesehatan kita. Diduga ini berhubungan dengan peningkatan sistem imun maupun menjadikan lingkungan usus menjadi tidak disukai oleh bakteri patogen, sehingga ketika mereka sempat masuk ke usus kita maka dengan segera akan mati.

Yoghurt bisa dengan mudah kita dapatkan di pasar-pasar swalayan, bahkan Yakult telah tersebar sampai ke warung-warung kecil. Namun kita pun bisa membuatnya sendiri dengan cara seperti di atas. Untuk starter kita bisa menggunakan yoghurt yang dijual di pasaran. Dari jumlah yang beberapa gram, kita bisa menduplikasikannya menjadi berliter-liter. Dengan pengemasan yang baik dan menarik, hasil duplikasi ini bisa dijual kembali.

Sebagian besar masyarakat kita kurang menyukai konsistensi yang seperti pasta dan rasanya yang asam. Hal ini memberikan peluang usaha bagi banyak orang dengan cara menyajikan yoghurt dalam bentuk yang berbeda. Kini banyak gerai yang menjual gabungan yoghurt dengan buah-buahan atau disebut drinking yoghurt. Konsistensinya lebih cair daripada yang biasa dan rasa asamnya juga sudah berkurang, sehingga lebih banyak disukai. Ada juga frozen yoghurt, yang disajikan dalam bentuk beku. Kondisi dingin dan rasa segar sangat cocok dengan kondisi tempat kita ini. 


EmoticonEmoticon