Thursday, May 4, 2017

Menggunakan Biological Safety Cabinet Class II dengan benar

Biological Safety Cabinet Class II
Biological Safety Cabinet Class II (image source: www.escoglobal.com)
Di dalam laboratorium Anda ada alat seperti di atas? Ya, itu adalah Biological Safety Cabinet atau biasa disebut BSC. Untuk apakah BSC? BSC digunakan untuk bekerja dengan berbagai macam mikroorganisme yang mungkin bisa membahayakan keselamatan orang yang mengerjakannya, di sini akan saya sebut personnel. Personnel ini bisa seorang peneliti ataupun laboran.

BSC menjadi bagian yang penting bagi sebuah laboratorium karena kemampuannya untuk memberikan perlindungan terhadap personnel, produk (materi yang sedang dikerjakan), dan juga lingkungan. Perlindungan ini bisa terjadi karena aliran udara dari luar masuk ke dalam area kerja melalui HEPA filter, dan udara yang keluar juga melewati HEPA filter. Tugas utama HEPA filter adalah menangkap mirkoorganisme yang dibawa udara luar maupun udara yang akan keluar ke lingkungan. Aliran udara di bagian depan BSC menjadi barier bagi udara di dalam BSC, agar tidak keluar dan membahayakan personel.

Bedanya dengan Laminar Air Flow (LAF) sangat jelas. LAF hanya memberikan perlindungan pada produknya saja, sedangkan personel dan lingkungan tidak dilindungi. Silahkan kunjungi Mengenal Berbagai tipe Biological Safety Cabinet untuk lebih jelasnya.

Dalam artikel ini saya akan menjelaskan bagaimana cara menggunakan BSC Class II dengan benar. Hanya BSC Class II ya...

Pembersihan (Cleaning)


Pembersihan dilakukan sebelum dan sesudah menggunakan BSC.
  1. Semprotlah dinding sebelah kiri dengan IPA 70%, lanjutkan dengan mengelapnya dengan tisu dengan gerakan memutar dari kiri atas ke kanan, turun ke bawah. Setelah dinding sebelah kiri selesai, lanjutkan dengan dinding belakang. Semprotlah dengan IPA 70%, dari sebelah kiri ke kanan. Usaplah dengan tisu dengan gerakan memutar, dari bagian atas ke bawah. Lanjutkan dengan dinding bagian kanan, dengan cara yang sama.
  2. Untuk membersihkan 'sash window', lakukan dengan cara yang sama, semprotlah dengan IPA 70% dan usaplah dengan tisu. Selain menggunakan tisu, beberapa produsen BSC telah membuat inovasi dengan membuat alat yang akan memudahkan personnel dalam membersihkan 'sash window'.
  3. Untuk membersihkan meja kerja, semprotlah meja kerja dengan IPA 70% dan usaplah dengan tisu. Lakukan dari sebelah kiri ke kanan.
  4. Untuk membersihkan 'grill' yang ada di bagian depan, basahi tisu dengan IPA 70%, Dan usapkan dimulai dari sebelah kiri ke kanan.
  5. Buanglah tisu yang telah digunakan ke dalam plastik yang nantinya akan disterilkan sebelum dibuang.

Penggunaan (Using)


Sebelum menggunakan BSC, sebaiknya Anda membaca buku manualnya, yang sudah pasti akan disertakan oleh agennya, terlebih dahulu. Anda juga bisa bertanya kepada agennya.
Pada dasarnya cara menggunakan BSC adalah sama.
  1. Nyalakan BSC
  2. Nyalakan lampunya
  3. Buka 'sash window'
  4. Bersihkan area kerja dan meja kerja
  5. Nyalakan aliran udaranya (inflow dan down flow)
  6. Tunggu beberapa saat untuk menstabilkan inflow dan downflownya
  7. Bagilah area kerja menjadi area bersih dan area kotor (biasanya area bersih di sebelah kiri dan area kotor di sebelah kanan). Area bersih merupakan area di mana pekerjaan dilakukan, sedangkan area kotor merupakan area di mana bahan-bahan yang ada akan dibuang, misalnya tip yang sudah dipakai.
  8. Sterilkan semua bahan yang akan digunakan dengan IPA 70%
  9. Letakkan semua bahan yang akan digunakan pada meja kerja
  10. Gunakan sarung tangan yang steril ketika bekerja
  11. Sterilkan tangan sebelum bekerja
  12. Bekerjalah dengan gembira dan berhati-hati☺☺☺
  13. Setelah selesai, keluarkan bahan-bahan yang tadi digunakan
  14. Sterilkan tangan Anda dengan IPA 70%
  15. Bersihkan BSC dengan IPA 70%
  16. Tunggu beberapa saat sebelum mematikan BSC
  17. Matikan inflow dan downflownya
  18. Matikan lampunya
  19. Tutup kembali 'sash window'

Beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika berkerja dengan BSC:
  • Minimalkan gerakan tangan, karena gerakan tangan akan mengganggu inflow dan downflownya.
  • Kurangi juga lalu lalang orang lain di depan BSC ketika sedang bekerja. Dalam hal inilah maka penempatan BSC sebaiknya pada area di mana lalu lalang orang sangat minim. Saat ini bahkan sudah ada produsen BSC yang menempatkan alarm berupa lampu jika terjadi lalu lalang orang di depan BSC. Anda perlu berdiskusi dengan agen BSC tentang penempatan BSC ini.
  • Bahan-bahan yang akan dikerjakan di dalam BSC sebaiknya tidak terlalu banyak, dan posisinya tidak menutupi 'grill' yang ada.


Perawatan (Maintenance)


Seperti layaknya kita yang perlu medical check up secara berkala, BSC juga demikian. Biasanya pihak produsen memiliki 'service engineer' yang akan melakukan pengecekan terhadap BSC. Lebih baik memang service dilakukan dari pihak produsen, dan bukan pihak ketiga, karena mereka lebih mengenal produk mereka secara spesifik. Terlebih lagi jika produk tersebut masih dalam masa garansi.

Beberapa hal yang dilakukan oleh 'service engineer' ini adalah:

  1. Pengecekan inflow dan down flow
  2. Pengecekan noise level (tingkat kebisingan)
  3. Pengecekan brightness
  4. Penggantian HEPA Filter
  5. Dekontaminasi

Keadaan tidak terduga


Listrik mati masih sering terjadi di negara kita. Jika laboratorium Anda memiliki cadangan sumber listrik yang mampu menopang daya listrik BSC yang Anda gunakan, maka pekerjaan Anda tidak akan tertunda lama. Namun jika tidak ada cadangan sumber listrik yang lain, maka Anda harus bersabar menunggu listrik kembali bekerja. Sementara itu, Anda tidak bisa berada terus di depan BSC tanpa adanya aliran listrik. Karena itu berarti tidak ada perlindungan terhadap personel, produk, maupun lingkungan.

Yang perlu anda lakukan jika terjadi listrik padam dan hanya sebentar (beberapa menit) adalah:
  1. Segera tutup 'sash window'
  2. Sterilkan tangan Anda dengan IPA 70%
  3. Keluar dari ruang laboratorium
Jika listrik menyala kembali:
  1. Buka 'sash window'
  2. Nyalakan BSC dan 'airflow'nya
  3. Tunggu beberapa saat
  4. Bekerjalah kembali seperti biasa

Sedangkan, jika Anda mengetahui bahwa listrik akan padam dalam waktu yang lama:
  1. Keluarkan semua bahan yang berada di dalam BSC
  2. Bersihkan BSC
  3. Tutup 'sash window'
  4. Sterilkan tangan Anda
  5. Keluar dari ruang laboratorium
OK guys, be happy with your BSC. And be safe....


EmoticonEmoticon